BREAKING NEWS: Jalur Trans Sulawesi Lumpuh Total 2 Hari Akibat Tronton Melintang di Gunung Santigi, Macet Mengular hingga 3 Kilometer!

BOLANO BARAT – Kecelakaan lalu lintas serius yang melibatkan satu unit mobil tronton di kawasan Gunung Santigi sejak kemarin malam berujung pada kelumpuhan total jalur vital Trans Sulawesi. Hingga sore ini saat berita dirilis, situasi di lapangan dilaporkan masih mencekam dengan antrean kendaraan yang kian memanjang.
Informasi terkini dari lokasi kejadian menyebutkan bahwa kemacetan parah ini telah berlangsung selama dua hari berturut-turut. Efek domino dari tersumbatnya jalur pegunungan ini mengakibatkan penumpukan kendaraan mengular hingga sepanjang 3 kilometer dari kedua arus yang berlawanan arah.

Akses Logistik Terputus Total

​Posisi badan tronton yang melintang tepat di tengah jalan menjadi faktor utama buntu-nya evakuasi cepat. Kondisi ini menutup akses penuh, terutama bagi kendaraan-kendaraan berukuran besar. Akibatnya, puluhan mobil ekspedisi, truk pengangkut komoditas, hingga armada logistik antar-provinsi tertahan di area penurunan menuju Desa Bolano Barat tanpa kepastian kapan jalur bisa dibuka kembali.

​Hambatan total pada distribusi arus logistik ini dikhawatirkan akan memicu keterlambatan pasokan barang ke sejumlah wilayah di sekitar Kotaraya dan Lambunu. Tidak hanya armada dagang, mobilitas harian masyarakat yang menggantungkan perjalanannya pada jalur ini pun ikut lumpuh dan terganggu secara signifikan.

Imbauan Darurat Pengendara:

Bagi masyarakat yang hendak melintas dari arah Kotaraya menuju Lambunu atau sebaliknya, pihak berwenang dan relawan di lapangan kembali menegaskan imbauan keras untuk menunda total rencana perjalanan Anda melintasi rute Gunung Santigi hingga proses evakuasi tronton selesai dilakukan.


​Hingga saat ini, upaya penanganan dari pihak-pihak terkait masih terus diupayakan di titik penumpukan. Namun, medan Gunung Santigi yang cukup curam dengan tikungan tajam disinyalir menjadi tantangan tersendiri dalam memindahkan kendaraan berbobot besar tersebut.

​Para pengendara yang terlanjur terjebak di lokasi diimbau untuk tetap menjaga kondisi fisik, menghemat persediaan air/makanan, serta menjaga situasi agar tetap kondusif di sepanjang jalur antrean.

(Laporan Terkini Lapangan)

Foto : SW Nabil Nabil